Air Mineral (Aqua) dapatkah di gunakan untuk Bersuci dari hadats

 


Oleh: Lukmanul Hakim

Manusia tidak bisa lepas dari yang namanya Air. Bahkan Kalau sudah masuk musim panas, karena kekeringan, manusia sibuk mencari air. Baik untuk keperluan memasak, mencuci, minum dan mandi. Intinya, air fungsinya sangat banyak (kebutuhan pokok sehari hari). Selain dari fungsi fungsi di atas, air juga sangat dibutuhkan untuk membersihkan atau bersuci.

Baik bersuci dari Hadas maupun Najis. dikenallah air sebagai alat untuk bersuci dari hadas besar maupun hadas kecil, dan membersihkan kotoran (Najis Ringan, Sedang dan Berat).

Sehingga Untuk kebutuhan thoharoh itu ulama membagi air dengan beberapa macam-karena tidak semua air dapat digunakan untuk bersuci. Bahkan memiliki babnya tersendiri Yaitu Babul Miyah ( macam-macam Air) Atau aqsamul miyah ( Pembagian macam-macam air).

Babul Miyah/aqsamul miyah adalah bab yang menejelaskan tentang pembagian air dari sisi dapat di pakai bersuci atau tidak nya.

1. Air Suci Mensucikan

2. Air Suci tidak mensucikan

3. Air Suci tapi di makruhkan

4. Air Musta'mal (air Yang sudah di pakai untuk bersuci)

Air Yang dapat di pakai untuk bersuci secara umum:

1. Air Hujan

2. Air Laut

3. Mata Air

4. Air Embun

5. Air Es

6. Air Mutlak

Pada umum nya semua Air suci kecuali yang sudah tercampur sesuatu (najis dan benda cair lainnya) yang merubah kemurnian air tersebut sehingga merubah warna, rasa dan baunya. Jika demikian adanya maka air tersebut tidak dapat di pakai untuk bersuci.

Air yang sudah tercampur dengan oli, dengan minyak, dengan susu, dengan teh, dengan kopi, dengan gula, apalagi dengan kotoran atau najis, tidak bisa di gunakan untuk bersuci. Bagaimana dengan air yang sudah di masak atau air Aqua atau mineral. Hemat penulis Selama tidak merubah kemurnian Air, sehingga tidak merubah sebutan air tersebut dan tidak berubah warna, bau dan rasa maka itu masih bisa di gunakan untuk bersuci. Baik bersuci dari hadas kecil maupun hadas besar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tamyiz dalam Perspektif Nahwu: Kaidah, Contoh, dan Aplikasinya

SILATURAHMI KUNCI MENDAPAT RIDHA ALLAH

Pendidikan Agama Islam mampu Menjawab Tantangan Zaman dan Persoalan Umat

PERAN ORANG TUA TERHADAP KEGIATAN ANAK DI RUMAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA Oleh : Dida Nursida, M.Pd. Pengurus PC Pergunu Kabupaten Bogor

Masa Suram Kaum Perempuan

Pesantren, Moderasi Islam, dan Isu Radikalisme

BERFILANTROPI DENGAN RUANG AMAN

LEBIH UTAMA MEMBACA MUSHAF ATAU HAFALAN